Iklan Baris
Info Lowongan Kerja
Suara Pembaca
Duh, Banyak Peneliti Pindah ke Malaysia! Huuus... Apa Karena Ada Perseteruan Antara Malaysia dan Indonesia?...
Anda Jelek? Mau Ganteng Seperti Samuel Zylgwyn? Gampang... Makan Aja Tongseng Kelelawar...
Kritik Berlusconi Hanya Lelucon... Nah, Kalau Lucu, ya Kita Tertawa hahahahahahaha...
Kota Makassar bakal memiliki satu ikon lagi, yaitu Masjid Terapung. Masjid yang didesain indah di atas air laut di Pantai Losari ....
Ciaaaa... Remaja Putri Jarang Pakai Kebaya... Kok, Justru Senang Busana Minim dan Bikini...
Hebaaaaat Deh...Anak Usia 6,5 Tahun Ikut Festival Dalang

Pemkot Akan Bangun Kebun Binatang

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya pada tahun 2012 mendatang, bakal membangun kebun binatang di kawasan Pantai Timur Surabaya.
Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya pada tahun 2012 mendatang, bakal membangun kebun binatang di kawasan Pantai Timur Surabaya.

Walaaa... Sulit Blokir Situs Porno, Kok Malah Muncul dengan Nama Lain

Berbagai cara dilakukan oknum-oknum tertentu untuk menampilkan situs dan gambar porno di dunia maya (internet). Meskipun pemerintah Indonesia telah memblokir situs dan gambar porno,.....
Walaaa... Sulit Blokir Situs Porno, Kok Malah Muncul dengan Nama Lain

Dewi Perssik Lupa Harga Diri...

Weeeleee... weeeleee.... benar-benar syuuuur.... Kali ini Dewi Perssik tidak membikin sensasi. Tapi ini benar-benar terjadi.
Dewi Perssik Lupa Harga Diri...

Astaga... Lihat Istri Telanjang di Kamar Selingkuhan...

Astaga... gimane ceritane, Bang? Kok bisa begitu, Bang? Ade ape sebenarnye, Bang? Kok tanya-tanya melulu, sih... Ini lho, kabar selengkapnya yang kami kutip dari posmetrobatam.com di bawah ini:.....
Astaga... Lihat Istri Telanjang di Kamar Selingkuhan

Memprihatinkan... Ternyata Bulan Telah Menyusut... Apa Karena Ditinggal Paklan?

Para ilmuwan percaya bahwa seperti sebuah balon yang mengempis, bulan mengkerut ketika bagian dalamnya mendingin. Bukti-bukti ini menunjukkan........
Bulan Telah Menyusut

Komunitas Roundtank Bandung

Pengalaman Lucu Saat Kendarai Roundtank... Walah-walah... Polisi Bingung... Petugas Parkir Pun Bingung....
Komunitas Roundtank Bandung

ICW: DPR dan DPD Lomba Mewah-mewahan...

ICW: DPR dan DPD Lomba Mewah-mewahan... Kapan Lomba Kere-kerean?
Komunitas Roundtank Bandung

Musim Gugur Semarakan Singapura

Festival Pertengahan Musim Gugur Semarakan Singapura...Musim Mudik dan Musim Balik Semarakan Indonesia...
Festival Pertengahan Musim Gugur Semarakan Singapura...Musim Mudik dan Musim Balik Semarakan Indonesia...

__________________________________________

eclat4
himma3
rba
Tampilkan postingan dengan label Kultur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kultur. Tampilkan semua postingan
10.02 0 Responses
Horeeee.... Ternyata Ada Festival Kebudayaan Lombok Timur


LOMBOK TIMUR, kabarlucu.com

Kegiatan Festival Kebudayaan Kabupaten Lombok Timur yang berlangsung di kawasan pantai Labuhan Haji pada 26 September 2010, dibuka secara resmi Wakil Bupati (Wabup) Lombok Timur HM Syamsul Luthfi SE.

Festival Kebudayaan ini menampilkan beragam kesenian tradisional (gendang beleq, cilokaq, kecimol, perisean) serta parade budaya yang diikuti kalangan pelajar tingkat SD, SLTP dan SLTA.


Wabup Lombok Timur menyambut baik kegiatan festival yang terselenggara atas kerjasama dengan PT Newmont Nusa Tenggara ini. "Semoga even ini dapat meningkatkan potensi budaya daerah, khususnya di Kabupaten Lombok Timur. Sehingga bisa menjadi salah satu terobosan penting terhadap kemajuan pembangunan kepariwisataan di Kabupaten Lombok Timur," tutur Syamsul.

Menurut Syamsul, untuk maju dan berkembangnya budaya-budaya tradisional ini, semua pihak harus mempunyai kepedulian terhadap budaya daerah. Tujuannya, agar budaya daerah ini dapat menjadi filter terhadap masuknya budaya-budaya dari luar.

Selain Festival Kebudayaan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lombok Timur pada Oktober 2010 mendatang akan menggelar tarung pepadu (perisean) yang diikuti para pepadu se-Pulau Lombok dan ngayu-ngayu tirte di Sembalun.

(Sumber: lomboktimurkab.go.id)

Read more...



10.24 0 Responses


















Sebagian anggota Komunitas GAYa Nusantara Gresik. (SI)

Cihuiiii... Kehidupan Komunitas Gay
di Kota Santri Gresik Juga Banyak

KEHIDUPAN kelompok homoseksual, man sex man atau lelaki suka lelaki (LSL) di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, ternyata tidak kalah dengan Kota Surabaya.

Komunitas gay di kota santri ini, ternyata jumlahnya terus bertambah setiap tahun. Anggotanya berasal dari kalangan pegawai negeri sipil (PNS) hingga pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Hanya saja, mereka tetap menyembunyikan eksistensinya sebagai gay.

Masih ingat insiden pembatalan rencana Konferensi Regional International Lesbian, Gay, Bisexual, Transgender dan Intersex Association yang tidak berhasil diselenggarakan di Kota Surabaya. Acara yang sedianya digelar 26-28 Maret 2010 itu ditolak mentah-mentah berbagai kelompok masyarakat.

Kendati ditolak dan ditentang, sadar atau tidak sadar, setidaknya kelompok-kelompok seksual minoritas tersebut tumbuh menjamur. Tidak terkeculai di Kabupaten Gresik yang berjuluk Kota Santri. Berdasar data GAYa Nusantara Gresik, saat ini anggotanya mencapai sekira 400 atau sedikitnya 200 pasang.

"Terus meningkat dari tahun ke tahun. Tiga tahun lalu masih ada sekitar 250 orang yang mendaftar. Tetapi sekarang hamper 400 orang," aku Muhammad Mukhlas, Ketua GAYa Nusantara Gresik beberapa waktu lalu.

Dari jumlah tersebut, rata-rata kelompok gay Gresik dari kalangan menengah ke atas. Terungkap ada yang berstatus PNS, ada juga seorang dokter. Banyak juga yang pegawai BUMN di Gresik. Menariknya lagi, anggota TNI maupun polisi yang dikenal begitu ngelangi (maco, red) juga menjadi anggota komunitas gay Gresik.

Dari angka tersebut, terungkap juga hampir 90 persen anggotanya memilih sembunyi-sembunyi menjadi kaum gay. Mengingat, saat ini masyarakat masih yang belum menerima keberadaan kaum gay.

Masyarakat masih menganggap gay merupakan penyakit yang harus disembuhkan. Berangkat dari situ, banyak kaum gay yang menutup diri di tengah masyarakat, takut dikucilkan dari pergaulan.

"Kami tidak ingin Gresik yang selama ini dikenal dengan sebutan Kota Berhias Iman menjadi Kota Berhias Kuman, karena itu para gay di Gresik masih sembunyi-sembunyi," kelakar Muhammad Mukhlas yang akrab dipanggil Mamad tersebut. (Koran SI/okezone.com/klc-1)




Read more...



Hebaaaaat Deh... Anak Usia 6,5 Tahun Ikut Festival Dalang

10.53 0 Responses
GUNUNG KIDUL, kabarlucu.com

Acara Festival Dalang Anak pada kegiatan Pergelaran Seni Tradisional Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), diikuti peserta termuda dengan usia 6,5 tahun.

Kepala Bidang Kebudayaan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Gunung Kidul, Eko Sumar Sriwibowo, saat ditemui wartawan Antara di Wonosari, Rabu (22/9/2010), mengatakan salah satu peserta Festival Dalang anak baru berusia 6,5 tahun dengan nama Gina Adiya Nugraha berasal dari Kecamatan Paliyan.

"Festival Dalang Anak ini meliputi dua ketegori. Yaitu kategori pertama untuk dalang usia 14 tahun sampai usia 19 tahun, dan kategori kedua untuk dalang usia 13 sampai usia 7 tahun. Namun ada satu peserta yang masih berusia 6,5 tahun yang dimasukan dalam kategori kedua," katanya pada penutupan Festival Dalang Anak tersebut.

Dia mengatakan, dengan diikutinya peserta yang masih berusia belia tersebut, tentunya dapat menjadi indikasi bahwa minat masyarakat, baik orang tua serta siswa sekolah masih tinggi untuk melestarikan budaya adiluhung pewayangan.

"Keikutsertaan dalang termuda tersebut, menandakan bahwa regenerasi pelaku seni tradisional dapat berlangsung dengan baik. Sehingga kami tidak sia-sia dengan menggelar festival seni tradisional khusus usia muda," katanya.

Gina menerangkan, peserta Festival Dalang Anak ini hanya diikuti oleh 9 anak dari dua kategori. "Jumlah peserta hanya sedikit, namun upaya orang tua untuk menanamkan ketertarikan kepada seni tradisional perlu diberi apresiasi tersendiri. Hal ini karena tidak semua orang tua dapat melakukannya, dan jarang ditemukan anak muda dapat menekuni seni pedalangan,"katanya.

Dari kategori usia 14 tahun sampai usia 19 tahun Festival Dalang Anak yang mendapat juara pertama adalah Alfian Anggara Yekti dari Kecamatan Semanu. Sedangkan kategori usia 7 tahun sampai usia 13 tahun sebagai juara pertama diraih Putra Laksana Tanjung dari Kecamatan Purwosari.

Sementara itu, Kepala Disbudpar Gunung Kidul, Sudodo, dalam sambutan penutupan acara Festival Dalang Anak mengatakan, dunia pedalangan atau seni tradional wayang kulit bukan hanya sebagai tontonan namun dapat dijadikan tuntunan.


"Menekuni dunia pedalangan dapat menanamkan karakter dan kepribadian kepada anak. Karena seni tradisional wayang kulit selain sebagai tontonan, juga dapat menjadi tuntunan dalam setiap lakon yang dimainkan," katanya.(*)
(antaranews.com/klc-1)



Read more...



Ciaaaa... Remaja Putri Jarang Pakai Kebaya... Kok, Justru Senang Busana Minim dan Bikini...

11.37 0 Responses
* Budaya Sunda Mulai Terlupakan


BOGOR, kabarlucu.com

Tidak dapat dipungkiri lagi, era tahun 2000-an hingga sekarang ini, remaja putri di Indonesia, khususnya etnis Sunda, jarang memakai pakaian kebaya.

Hilangnya budaya remaja putri Sunda menggunakan busana kebaya tersebut, mendapat respon dari Bang Udin, salah satu pedagang batagor keliling kampung. "Sekarang ini, remaja putri lebih senang memakai busana yang minim-minim. Bahkan, mereka juga tidak malu-malu mengenakan bikini," ucap Bang Udin, sambil menghisap rokok kesukaannya. Benarkah fenomena itu?

Nah, untuk membangkitkan lagi budaya mengenakan kebaya, Paguyuban Pasundan Kota Bogor masa bakti 2010-2015 berupaya semaksimal mungkin melestarikan kebaya di kalangan remaja putri. Inilah kabar selengkapnya yang kami kutip dari Pos Kota Online :

Pengaruh budaya modern dengan arus globalisasi tanpa batas membuat kebudayaan Sunda mulai dilupakan masyarakat Kota Bogor, terutama pemuda sebagai generasi penerus bangsa. Untuk membantu mempertahankan kebudayaan warisan nenek moyang, gerbong kepengurusan Paguyuban Pasundan Kota Bogor masa bakti 2010-2015 mulai berjalan. Organisasi yang dipimpin Iyod Sasmita ini dikukuhkan dan dilantik Paguyuban Pasundan Jawa Barat di Balaikota Bogor.

Walikota Bogor, Diani Budiarto, diwakili Asisten Tata Praja Kota Bogor Ade Syarip Hidayat, tak menampik jika era globalisasi kini telah mulai mempengaruhi kebudayaan Sunda. Ia mencontohkan, dalam kehidupan sehari-sehari, warga Kota Bogor kini sudah jarang berbicara menggunakan Bahasa Sunda. Bahkan, generasi muda sepertinya sudah mulai tak peduli terhadap budaya Jawa Barat ini.

“Dalam kehidupan sehari-hari, remaja putri saat ini jarang terlihat mengenakan kebaya Sunda yang sebenarnya merupakan ciri khas warisan nenek moyang,” katanya. Melihat kenyataan tersebut, sepertinya masyarakat sudah mulai kehilangan tata krama adat budaya leluhurnya. Hal inilah yang mengundang keprihatinan, akibat semakin menipisnya budaya Sunda di sekitar Kota Bogor.

Meski demikian, Ade mengajak warga agar tak berputus asa dan berjuang mempertahankan dan memelihara budaya tersebut. “Paguyuban Pasundan diharapkan dapat merawat, memelihara dan mempertahankan budaya Sunda,” papar Ade Syarif.

Ketua Paguyuban Pasundan Jawa Barat, H Safei, mengatakan organisasi dapat terus berjaya berkat dukungan serta ketangkasan para pengurus dalam membangun kemitraan dengan pemerintah daerah.

“Mudah-mudahan, Paguyuban Pasundan di masing-masing anak cabang dapat dirasakan manfaat dan keberadaannya,” ujar Safei. (pko/klc-1)





Read more...



investigasi
Iklan Baris KabarLucu.Com: Jasa Sep 21, 2010 categories: JasaTitle: Service KomputerMELAYANI SETTING BILLING WARNET,NETWORK,SERVIS KOMPUTER,CPU,LAPTOP,PRINTER... Continue >>
Iklan Baris KabarLucu.Com: Buku Sep 18, 2010 categories: BukuTitle: Resmi Book AgencyMenyediakan bubu-buku Pelajaran SD,SLTP,SMA,SMK,Perguruan... Continue >>
Iklan Baris KabarLucu.Com: Finance Sep 18, 2010 categories: FinanceTitle: Kartu KreditJasa Pembuatan kartu kredit Bank Mega. Syarat :* Fotocopy KTPKhusus wilayah... Continue >>