Iklan Baris
Info Lowongan Kerja
Suara Pembaca
Duh, Banyak Peneliti Pindah ke Malaysia! Huuus... Apa Karena Ada Perseteruan Antara Malaysia dan Indonesia?...
Anda Jelek? Mau Ganteng Seperti Samuel Zylgwyn? Gampang... Makan Aja Tongseng Kelelawar...
Kritik Berlusconi Hanya Lelucon... Nah, Kalau Lucu, ya Kita Tertawa hahahahahahaha...
Kota Makassar bakal memiliki satu ikon lagi, yaitu Masjid Terapung. Masjid yang didesain indah di atas air laut di Pantai Losari ....
Ciaaaa... Remaja Putri Jarang Pakai Kebaya... Kok, Justru Senang Busana Minim dan Bikini...
Hebaaaaat Deh...Anak Usia 6,5 Tahun Ikut Festival Dalang

Pemkot Akan Bangun Kebun Binatang

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya pada tahun 2012 mendatang, bakal membangun kebun binatang di kawasan Pantai Timur Surabaya.
Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya pada tahun 2012 mendatang, bakal membangun kebun binatang di kawasan Pantai Timur Surabaya.

Walaaa... Sulit Blokir Situs Porno, Kok Malah Muncul dengan Nama Lain

Berbagai cara dilakukan oknum-oknum tertentu untuk menampilkan situs dan gambar porno di dunia maya (internet). Meskipun pemerintah Indonesia telah memblokir situs dan gambar porno,.....
Walaaa... Sulit Blokir Situs Porno, Kok Malah Muncul dengan Nama Lain

Dewi Perssik Lupa Harga Diri...

Weeeleee... weeeleee.... benar-benar syuuuur.... Kali ini Dewi Perssik tidak membikin sensasi. Tapi ini benar-benar terjadi.
Dewi Perssik Lupa Harga Diri...

Astaga... Lihat Istri Telanjang di Kamar Selingkuhan...

Astaga... gimane ceritane, Bang? Kok bisa begitu, Bang? Ade ape sebenarnye, Bang? Kok tanya-tanya melulu, sih... Ini lho, kabar selengkapnya yang kami kutip dari posmetrobatam.com di bawah ini:.....
Astaga... Lihat Istri Telanjang di Kamar Selingkuhan

Memprihatinkan... Ternyata Bulan Telah Menyusut... Apa Karena Ditinggal Paklan?

Para ilmuwan percaya bahwa seperti sebuah balon yang mengempis, bulan mengkerut ketika bagian dalamnya mendingin. Bukti-bukti ini menunjukkan........
Bulan Telah Menyusut

Komunitas Roundtank Bandung

Pengalaman Lucu Saat Kendarai Roundtank... Walah-walah... Polisi Bingung... Petugas Parkir Pun Bingung....
Komunitas Roundtank Bandung

ICW: DPR dan DPD Lomba Mewah-mewahan...

ICW: DPR dan DPD Lomba Mewah-mewahan... Kapan Lomba Kere-kerean?
Komunitas Roundtank Bandung

Musim Gugur Semarakan Singapura

Festival Pertengahan Musim Gugur Semarakan Singapura...Musim Mudik dan Musim Balik Semarakan Indonesia...
Festival Pertengahan Musim Gugur Semarakan Singapura...Musim Mudik dan Musim Balik Semarakan Indonesia...

__________________________________________

eclat4
himma3
rba
Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan
01.29 0 Responses

Perturi Berharap Media Elektronik

Sisipkan Bahasa Isyarat


SIDOARJO, kabarlucu.com – Persatuan Tuna Rungu Indonesia (Perturi) Jawa Timur berharap, media elektronik mensisipkan bahasa isyarat bagi orang-orang berkebutuhan khusus (tuna rungu). Hal ini disampaikan penasihat Perturi Jawa Timur, Drh H Arief Mardiyanto, dalam acara Temu Regional Tuna Rungu Jatim dengan tema Reaktualisasi Gerakan Kesejahteraan Tuna Rungu Indonesia yang berlangsung di Sekretariat Perturi Cabang Sidoarjo, Minggu (21/11) siang.

“Seperti yang pernah dilakukan TVRI pada tahun 90-an. Saat itu TVRI menyiarkan berita (acara Siaran Berita Nasional dan Dunia Dalam Berita, red) dengan menampilkan bahasa isyarat. Sehingga para penyandang tuna runggu dapat mengakses informasi. Penyandang tuna rungu juga manusia yang sangat membutuhkan informasi,” papar Arief dihadapan sekitar 250 anggota Perturi Jatim.

Selain sebagai penasihat Perturi Jatim, Arief juga dikenal sebagai Direktur Eksekutif Comdev (Community Develoment Centre). “Paling tidak, para penyandang tuna rungu bisa belajar dari informasi-informasi yang ditampilkan oleh media elektronik. Sehingga mereka (penyandang tuna rungu) mampu berkembang dan tidak ketinggalan dengan arus informasi,” tandas Arief.

Selain Arief, dalam acara Temu Regional Tuna Rungu Jatim kali ini juga dihadiri Kepala Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (Pustikdik) Dinas Pendidikan Provinsi Jatim Drs Ahmadi MPd dan Ketua Pengurus Badan Pembina Olahraga Cacat (BPOC) KONI Sidoarjo Ahmad Muhzayin.

Dalam kesempatan itu, Ahmadi menerangkan bahwa di dalam Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 semua warga negara Indonesia mempunyai hak untuk mengenyam pendidikan, termasuk bagi orang-orang yang berkebutuhan khusus seperti tuna rungu ini.

“Di era otonomi daerah, semua lembaga pendidikan umum dan SLB (Sekolah Luar Biasa) ditangani oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan Pemerintah Kota (Pemkot). Sedangkan Pemerintah Provinsi hanya bisa memfasilitasi kekurangan yang ada di setiap pemkab/pemkot. Dan Diknas Pemprov Jatim tetap mengedepankan pendidikan bagi semua warga masyarakat,” ungkap Ahmadi.

Diakhir acara, pengurus Perturi Jatim menyerahkan sejumlah bantuan kepada anggota Perturi yang hadir. Bantuan itu diantaranya datang dari Yayasan Pondok Kasih, Komandan Latihan Tempur Marinir (Danlamar) Surabaya, PT Dharma Lautan, PT Tirta Bahagia, PT Sinar Sosro, PT Garuda Food, PT Superindo, dan PJB Service.

“Kami sangat berterima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu terselenggaranya acara ini. Semoga ke depan, acara semacam ini bias memberi manfaat bagi penyandanag tuna runggu, khususnya anggota Perturi Jatim,” tutur Ketua Umum Pengurus Perturi Jatim Abdul Haris Hakim didampingi Ketua Pusat Peturi Surabaya dan Sidoarjo Mirza ari Andriyanto. (sam)


Read more...



09.01 0 Responses
Woooo... Camat Sawahan Sebut
Lokalisasi Dolly dengan 'Kebon Jeruk'
- Saat Lantik Ketua dan Wakil Ketua RT/RW/LKMK -


SURABAYA, kabarlucu.com

Ada sentilan menarik yang disampaikan Camat Sawahan, Dwi Purnomo SH MM, saat melantik Ketua dan Wakil Ketua Rukun Tetangga (RT), Rukun Warga (RW) dan Lembaga Ketahanan Masyarakat Kota (LKMK) se-Kecamatan Sawahan yang berlangsung Rabu (29/9/2010) di Gedung DHD 45 (Gedung Juang 45) di Jalan Mayjend Sungkono, Surabaya.

"Saya bersyukur, karena dengan target yang saya tentukan, akhirnya bisa melantik Ketua dan Wakil Ketua RT/RW/LKMK. Dan pelantikan di wilayah Kecamatan Sawahan ini adalah yang kali pertama se-Kota Surabaya," kata Dwi, usai melantik pasangan Ketua dan Wakil Ketua RT/RW/KLMK di wilayah kerjanya.

Untuk menyegarkan suasana, Camat Sawahan tersebut menyindir dengan sentilan, di Kota Surabaya wilayah Kecamatan Sawahan memiliki penduduk yang banyak. "Terlebih lagi, wilayah Kecamatan Sawahan ini memiliki 'Kebon Jeruk'. Apalagi pemilihan Ketua dan Wakil Ketua RW di kawasan 'Kebon Jeruk' seperti pemilihan Walikota, hingga saya memanggil pihak keamanan untuk mengatisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan," ucap Dwi.

Mendengar sentilan Camat Sawahan tentang 'Kebon Jeruk', seluruh undangan yang hadir di Aula Gedung Juang 45 langsung geeeeer... Seluruh undangan paham, lantaran 'Kebon Jeruk' yang diucapkan Camat Sawahan tersebut tidak lain adalah lokalisasi Dolly dan Putat Jaya.

Seperti diketahui, lokalisasi Dolly sudah mendapat 'cap' sebagai lokalisasi wanita pekerja seks komersial (PSK) terbesar se- Asia Tenggara.

Selain dihadiri Camat Sawahan Dwi Purnomo, acara pelantikan Ketua dan Wakil Ketua RT/RW/LKMK se-Kecamatan Sawahan tersebut juga dihadiri Kapolsek Sawahan, Danramil Sawahan, Kepala KUA (Kantor Urusan Agama) Sawahan, lurah-lurah se-Kecamatan Sawahan, jajaran Muspika dan dinas terkait yang berada di wilayah Kecamatan Sawahan.

Menurut Camat Sawahan, sebelum Ketua dan Wakil Ketua RT/RW/LKMK dilantik, pihaknya memberikan batas waktu kepada warga untuk melakukan pemilihan Ketua dan Wakil Ketua RT/RW/LKMK sejak awal bulan suci Ramadhan hingga usai hari Raya Idul Fitri. "Saya memberikan batas waktu yang singkat, namun hasilnya sudah sesuai dengan harapan saya. Dan saya menyampaikan banyak terima kasih atas segala bantuan yang telah diberikan kepada semua pihak," tuturnya.

Dwi menambahkan, setelah Ketua dan Wakil Ketua RT/RW/LKMK se-Kecamatan Sawahan dilantik, kedepan agar bisa menjalankan roda administrasi dan pembangunan sesuai dengan harapan warga masyarakat. "Menjadi Ketua dan Wakil Ketua RT/RW/LKMK adalah tugas sosial. Niat sosial Anda baik, Insya Allah akan mendapat hasil yang baik pula," pungkasnya. (klc-1)


Read more...



Jabatan Basah Diduga Dihargai Rp1 Miliar... Jika Jabatan Kering atau Jabatan Lembab Berapa Dong?

11.09 0 Responses
MEDAN, kabarlucu.com

Balai Kota Medan, Selasa siang (31/8) sekira pukul 14.00 WIB, heboh. Pasalnya, ratusan pegawai negeri sipil (PNS) yang bertugas di sekretariat daerah itu membicarakan pergantian pejabat eselon II yang mendadak dilakukan Wali Kota Medan. Selain membicarakan waktunya yang mendadak, mereka juga membicarakan nama-nama pejabat yang dicopot dan pejabat penggantinya. Pelantikan pejabat eselon III yang dilakukan secara mendadak, dua pekan lalu, juga mereka gunjingkan.

Menurut mereka sejumlah pejabat tidak layak dicopot, karena selama ini berkinerja baik. Mereka juga mengatakan, sejumlah pejabat penggantinya juga tidak layak. Selain masih kurang pengalaman, juga ada indikasi nepotisme. “Pelantikannya pukul 16.00 WIB di ruang rapat III, lantai 4 balai kota,” ujar staf Bagian Umum.

Wartawan media ini kemudian meluncur ke lantai IV. Sejumlah petugas Bagian Umum dan Protokoler terlihat sibuk mengatur ruangan rapat IV. Semua bergerak cepat merapikan meja dan kursi serta sound system, karena satu jam lagi pelantikan dimulai. Seorang staf Badan Kepegawaian Daerah (BKD) kemudian memberikan fotokopi draft Surat Keputusan (SK) pencopotan dan pelantikan pejabat baru.

Dalam berkas fotokopi itu tertulis, pejabat yang bakal dicopot adalah Kadis Bina Marga, Gindo Marganti Hasibuan. Dia digantikan Gunawan, pejabat baru yang selama ini menjadi anak buahnya di Dinas Bina Marga. Selanjutnya, Kadis Pendapatan, Randiman Tarigan. Dia digantikan Syahrul Harahap salah satu Kepala Unit Pelaksana Teknis di Dinas Pendapatan Pemvropsu.

Syahrul Harahap selama ini selalu terlihat mendampingi Wali Kota Medan, Rahudman Harahap, dalam berbagai kesempatan, terlebih saat masa kampanye Pilkada, beberapa bulan lalu. Syahrul sendiri baru setahun bertugas di Pemprovsu, sebelumnya dia bertugas di Tapanuli Selatan. Sejumlah pejabat di Pemko Medan mengatakan, Syahrul Harahap merupakan sepupu Wali Kota Medan, Rahudman Harahap.

Pejabat yang dicopot selanjutnya adalah Asisten Administrasi Umum (Asmum), Sulaiman. Pejabat yang menggantikannya belum diketahui. Sumber wartawan koran ini di balai kota mengatakan, pengganti Sulaiman merupakan pejabat di Pemprovsu. Terakhir, Kabag Aset dan Perlengkapan, Abdullah Matondang. Dia dicopot dari jabatannya dan dilantik sebagai staf ahli wali kota. Saat wartawan koran ini menyebutkan sejumlah pejabat yang dicopot dan penggantinya serta latar belakangnya, Kepala BKD, Lahum Lubis, tak membantahnya. Hanya dia belum bisa memastikan kapan pelantikan dimulai.

Pukul 15.00 WIB suasana semakin heboh. Saat itu sejumlah pejabat yang bakal dicopot dan pejabat penggantinya datang ke balai kota. Yang pertama Kepala Dinas Bina Marga, Gindo Marganti Hasibuan. Begitu turun dari mobilnya, dia langsung naik ke lantai II, masuk ke ruangan Sekda Medan, M Fitriyus. Tak lama berselang, calon pejabat Kadis Bina Marga yang baru, Gunawan, juga tiba di balai kota. Setengah berlari, dia naik ke lantai II dan masuk ke ruangan Sekda.

Sekitar belasan menit, Gindo dan Gunawan, keluar dari ruangan Fitriyus, turun ke lobi dan langsung meninggalkan balai kota. Sepeninggal kedua pejabat itu, Syahrul Harahap pun tiba di balai kota. Setengah berlari dia naik ke lantai II, dan masuk ke ruangan Sekda. Namun sesaat kemudian, Syahrul langsung keluar ruangan sambil garuk-garuk kepala. Dia langsung buru-buru pergi meninggalkan balai kota, menghindari sejumlah wartawan. Sulaiman dan Abdullah Matondang sendiri memang berkantor di balai kota, sehingga kehadiran mereka tak begitu dihiraukan.

Hingga pukul 16.00 WIB, tak terlihat sama sekali ada tanda-tanda pelantikan. Petugas protokoler pun satu per satu meninggalkan ruang pelantikan. Tak lama kemudian, terlihat Kepala BKD, Lahum Lubis, masuk ke ruangan Sekda. Beberapa menit kemudian dia mengatakan, pelantikan secara dadakan itu ditunda. Alasan penundaan pelantikan, lanjut Lahum, karena Wali Kota Medan, Rahudman Harahap, ada urusan mendadak yang tak dapat ditinggalkan. “Besok (hari ini, Red) jadinya pelantikannya. Namun, belum tahu jam berapa. Kemungkinan juga akan dilakukan mendadak,” ujarnya. Wakil Wali Kota Medan, T Dzulmi Eldin, yang dihubungi wartawan koran ini mengatakan, belum ada pelantikan pejabat eselon II di Pemko Medan. ”Belum ada,” jawabnya singkat.

Ditunda Karena Setoran tak Jelas

Sudah jadi rahasia umum di Pemko Medan bahwa semua jabatan telah dibanderol. Nilai bervariasi, tergantung basah atau tidaknya jabatan tersebut. Paling murah jabatan kering seperti staf ahli, dibanderol Rp150 juta, sedangkan jabatan paling basah seperti Dinas PU Bina Marga dan Dinas Pendapatan, dibanderol Rp1 miliar. Seorang kepala dinas yang dihubungi wartawan koran ini menginformasikan, pelantikan pejabat eselon II ditunda, karena masih ada calon pejabat baru yang belum jelas setorannya. Isu belum jelasnya setoran dari seorang pejabat yang akan dilantik tersebut, kemarin, hanya dibicarakan PNS di balai kota.

Bagaimana praktik jual-beli jabatan di Pemko Medan? Wartawan koran ini kemarin mendapat pengakuan dari seorang kepala dinas. Pejabat tersebut mengatakan, dia sudah berulang kali dipanggil dan diminta setoran, jika jabatannya masih ingin berlanjut. “Semua orang sudah tahu, setahun belakangan ini semua jabatan harus dibayar, kalau tidak mana ada jabatan. Kalau dipikir-pikir lebih enak masa Pak Abdillah (wali kota sebelumnya, Red) dulu,” katanya. Beberapa kepala dinas lainnya mengaku, diminta setoran oleh orang-orang yang mengaku sebagai orang suruhan Wali Kota.

Wali Kota Medan, Rahudman Harahap, saat ditemui di rumah dinas membantah adanya jual beli jabatan. ”Saya tidak pernah minta apapun dari pejabat yang akan dilantik. Inilah yang saya tidak suka, adanya isu jual beli jabatan ini,” katanya. Menurutnya, isu itu sengaja dihembuskan para pejabat yang akan diganti. Padahal sejak awal hingga saat ini, dia mengaku tidak pernah meminta uang atau setoran dari setiap pejabat yang akan dilantik.

Soal jual beli jabatan itu, membuat Ketua Fraksi PAN DPRD Medan, Ahmad Arif SE MM, tercengang. Dia mengaku heran, mengapa praktik tersebut makin subur dan telah jadi rahasia umum. Seharusnya untuk menjaring pejabat yang benar-benar memiliki kapabelitas dilakukan lewat fit and profer test. “Hal ini mesti disampaikan agar masyarakat memahami cara pergantian pejabat secara benar, bukan karena like or this like,” katanya. Di tempat terpisah, Wakil Ketua DPRD Medan, Ikrimah Hamidy menegaskan, perekrutan pejabat eselon II ini sebaiknya melalui sistem yang lebih transparan dan benar-benar melalui Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat), sehingga tidak ada celah jual beli jabatan.

Pengamat politik dan pemerintahan dari Universitas Sumatera Utara (USU), Warjio menegaskan, seharusnya Rahudman-Eldin membuktikan janji saat kampanye dulu. Menurutnya, saat kampanye pasangan itu pernah menjanjikan tak ada jual beli jabatan. Dikatakannya, perekrutan pejabat eselon II harus disertai dengan tanggung jawab moral, sehingga sistem apapun yang dipakai akan tetap transparan.
(matanews.com/klc-1)




Read more...



Waauuuuww... Sebut Kapolres Botak, Oknum Polisi Lalu Lintas Ditangkap

12.10 0 Responses

TANAH KARO, kabarlucu.com


Bripka Bambang Tejo Sumantri ditangkap karena menyebut Kapolres Tanah Karo berkepala botak. Anggota polisi dari Ba Dit Lantas Polda Metro Jaya ini digelandang ke Mapolres Tanah Karo bersama lima rekannya dari Hotel Danau Toba Cottage, Gundaling, Berastagi, Rabu (15/9/2010) malam sekira pukul 22.00.



Penangkapan Bripka Bambang, berawal dari kedatangannya bersama lima orang anggota Badan Sumber Daya Manusia Pemerhati Pengembangan Ekonomi Daerah (BSDM P2ED) ke Tanah Karo, Rabu (15/9/2010) sore. Menurut sumber di kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Tanah Karo, kedatangan Bripka Bambang dkk tersebut untuk mencari tahu penyebab gagalnya dr Valentino Tarigan SPd maju sebagai calon bupati (Cabup) Pemilu Kepala Daerah (Pemilukada) Tanah Karo.


Nah, dengan gaya petentengan, Bripka Bambang datang ke kantor KPUD Karo. Kepada seorang polisi, Bripka Bambang menanyakan keberadaan Ketua KPUD Karo, Benyamin Pinem ST.


“Ini langsung perintah dari Mabes Polri. Di mana Ketua KPUD,” begitu lagak Bripka Bambang kepada polisi yang ditanya.


“Lagi keluar, pak,” jawab si oknum polisi tadi.


“Katanya Ketua KPUD ada terima suap, ya?” timpal Bripka Bambang, yang tidak dijawab si oknum polisi yang ditanya.


Tak sampai di situ, Bripka Bambang juga mengaku kenal dekat dengan Kapolres Tanah Karo, AKBP Drs I Agung Prasetyoko SH MH.


“Siapa Kapolresnya di sini?“ tanya Bripka Bambang.


“AKBP I Agung Prasetyoko, pak,” jawab polisi yang ditanya itu.


“Dari Akpol ya? Orangnya agak gemuk kan?“ sambung Bripka Bambang lagi.


“Iya,” jawab si polisi.


“Aku kenal dia (kapolres), kepalanya botak kan?“ ujar Bripka Bambang, yang kemudian membuat dahi si polisi yang ditanya mengernyit. Pasalnya, sepengetahuannya, kapolres punya rambut lebat.


Curigalah si polisi kepada Bripka Bambang. Apalagi, Bripka bambang mengaku-ngaku suruhan dari Mabes Polri. Si polisi tadi lantas menghubung Kasat Intel Polres Karo AKP Herry Sahputra. Sejurus kemudian AKP Herry meluncur ke kantor KPUD. Tapi, sebelum Kasat Intel tiba, Bripka Bambang bersama teman-temannya sudah keburu pergi.


Dasar itulah yang membuat Kasat Intel melaporkan kejadian ini ke Kapolres. Buntutnya orang nomor satu di Mapolres Karo itu datang ke kantor KPUD bersama Karo Ops Poldasu Kombes Iwan H Sugiharto. Karena tak ketemu, Kapolres memerintahkan anggotanya mencari tahu keberadaan Bripka Bambang dkk.


Hasilnya, sekira pukul 22.00, di bawah Komando AKP Herry Sahputra, Bripka Bambang ditemukan di Hotel Danau Toba Cottage. Awalnya AKP Herry tak yakin kalau Bambang adalah polisi, karena saat diminta kartu anggota, Bripka Bambang mengaku tak membawanya. Bripka Bambang hanya memberikan secarik kertas yang diklaim sebagai surat tugas untuk mengawal anggota BSDM P2ED. Dan tanpa tanya-tanya lagi, Bripka Bambang digelandang ke Mapolres Tanah Karo.


Kapolres Tanah Karo AKBP Drs I Agung Prasetyoko SH MH ketika dikonfirmasi, membenarkan penangkapan tersebut. Menurut Kapolres, Bripka Bambang bukanlah polisi gadungan. “Sekarang dia sedang diperiksa Unit P3D Polres Karo,” kata kapolres.

(Posmetro Medan/klc-1)


Read more...



Horeeee.... Pemkot Akan Bangun Kebun Binatang di Kawasan Pantai Timur Surabaya

12.16 0 Responses

SURABAYA, kabarlucu.com

Cak Brodin, pedagang es di kawasan pantai timur Surabaya, baru saja mendengar kabar. Kabar yang didengar Cak Brodin itu, yakni terkait rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya pada tahun 2012 mendatang, bakal membangun kebun binatang di kawasan Pantai Timur Surabaya.

"Waaah... lek bener-bener kebon binatange dibangun nang pesisir kulone Suroboyo iki, aku bakalan sugih, Ning. Dodolanku es iki engkok tambah banter, sebab akeh wong-wong sing teko nang kebon binatang (Waaah... kalau benar-benar kebun binatangnya dibangun di pantai timur Surabaya ini, saya bakal kaya. Jualanku es ini nanti tambah laris, sebab banyak orang-orang yang datang ke kebun binatang)," kata Cak Brodin saat berada di Warkop Zona 18 milik Ning Wanti.

Jika kebun binatang tersebut dibangun di kawasan pantai timur Surabaya, maka tidak hanya Cak Brodin saja yang senang. Ning Wanti juga merasa senang, sebab diprediksi warkopnya juga terkena imbas laris manis. "Mosok sih Cak, kebon binatange dibangun nang kene? Enthuk kabar teko endi peno iku? (Masak sih Cak, kebun binatangnya akan dibangun di sini? Mendapat kabar dari mana kamu itu?)," sahut Ning Wanti, sambil tersenyum manja dihadapan Cak Brodin.

Terkait rencana Pemkot Surabaya akan membangun kebun binatang di kawasan pantai timur Surabaya, sebaiknya Anda baca sendiri beritanya yang kami kutip dari antaranews.com di bawah ini:


Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya pada tahun 2012 mendatang, bakal membangun kebun binatang di kawasan Pantai Timur Surabaya.

Asisten II Sekretaris Kota (Sekkota) Surabaya, Muhklas Udin, Rabu (15/9/2010) mengatakan bahwa kebun binatang di kawasan pantai tersebut nantinya akan dihuni satwa-satwa air atau sejenisnya.

"Mayoritas akan diisi hewan yang hidup di lingkungan atau ekosistem perairan. Tapi ada juga satwa lainnya," ujar dia.

Dijelaskan Muhklas, persoalan lahan nanti yang akan disiapkan seluas 40 hektare dan sudah siap digunakan. Lahan seluas itu, kata Mukhlas, sudah tersedia dan menyatu dengan kawasan mangroove di kawasan Wonorejo.

"Lahannya sudah siap dan tinggal pelaksanaan teknisnya saja. Semoga pembangunan kebun binatang ini dapat bermanfaat dan menjadi salah satu tempat alternatif warga untuk berwisata di pantai timur Surabaya," terangnya.

Pejabat berkaca mata itu juga mengungkapkan, pembangunan fisik kebun binatang itu akan dilakukan mulai tahun 2012. Sedangkan, pada 2011 tahun depan, pihaknya masih membicarakan master plann bentuk dan bangunan fisiknya. Tentang satwa yang akan menjadi koleksi kebun binatang pantai timur Surabaya, pihaknya akan bekerja sama dengan pihak terkait untuk berkoordinasi dan membicarakan satwa apa saja yang boleh hidup di sana.

Disinggung terkait nama kebun binatang tersebut, Mukhlas mengaku belum memberikan nama. "Sampai saat ini Pemkot Surabaya belum memikirkan nama apa yang dipakai untuk kebun binatang nantinya," pungkas Mukhlas. (antara/klc-1)



Read more...



Wah... Upacara Kayak Anak SD, Kapolresta Medan Marah-marah

12.24 0 Responses

MEDAN, kabarlucu.com


Mungkin dianggap upacara kayak murid SD, membuat Kapolresta Medan Kombes Tagam Sinaga marah-marah. Itulah yang terjadi saat upacara serah terima jabatan (Sertijab) Kasat Reskrim, Kasat Pamobsus, Kasat Samapta, dan Kapolsek di jajaran Polresta Medan yang berlangsung di halaman mapolres setempat, Selasa (14/9/2010).


Gimana, sih serunya Kapolresta Medan Kombes Tagam Sinaga marah-marah? Kalau ingin tahu serunya, baca aja beritanya yang kami kutip dari kompas.com di bawah ini:


Upacara serah terima jabatan Kasat Reskrim, Kasat Pamobsus, Kasat Samapta, dan Kapolsek di jajaran Polresta Medan yang digelar di halaman Mapolres, Selasa (14/9/2010), mendadak tegang. Peserta upacara dikejutkan oleh suara Kapolresta Medan Kombes Tagam Sinaga yang mendadak marah-marah.


Kemarahan Tagam dipicu banyaknya kesalahan yang terjadi dalam upacara yang pertama kalinya dipimpin Tagam tersebut. Saking kesalnya, Tagam menginstruksikan Wakapolresta AKBP Andreas Kusnaidi untuk meninjau ulang jabatan Kabag Sumber Daya Manusia (Sumda) Polresta Medan yang dipimpin Kompol Dorma Purba SPd sebagai perwira penanggung jawab upacara tersebut.


"Apel ini memalukan. Saya minta Wakapolres untuk tinjau kembali jabatan Kabag Sumda," kata Tagam dengan nada tinggi saat menyampaikan pidatonya seusai melantik pejabat di jajaran Polresta Medan itu.


"Kalau di TNI ini sudah sangat tegas sekali. Bahkan sanksinya tak bisa naik pangkat," katanya lagi, masih bernada tinggi.


Tagam mengatakan tak habis pikir dengan buruknya upacara tersebut. Padahal, upacara bukan pertama kali dilakukan. "Upacara ini bukan pertama kali, di Nias saja enggak kayak gini. Kok pejabat sekelas Pamen masih salah. Seorang Pamen kok gini hasilnya, saya enggak tahu bilang apa. Saya enggak ujuk-ujuk jadi Kombes, semua ada mekanismenya," kata Tagam.


Masih dalam nada tinggi, Tagam juga meminta Wakapolres untuk meneliti ulang jabatan Kabag SDM untuk disampaikan langsung kepada Kapolda karena tidak pantas menduduki jabatan tersebut.


"Segera diteliti biar segera disampaikan ke Kapolda," katanya mengakhiri kemarahannya. Seusai memimpin upacara, Tagam tak lagi bersalaman dengan pejabat yang baru dilantiknya itu. Tagam bahkan menolak wawancara dengan wartawan. Dengan buru-buru Tagam langsung masuk ke ruangan kerjanya.


Sementara itu, pantauan Tribun, sejak awal upacara serah terima jabatan itu digelar, cukup banyak kesalahan yang terjadi. Saat upacara digelar, tiang bendera di halaman Mapolres tanpa bendera. Kegiatan itu juga diwarnai banyaknya tanda pangkat yang berjatuhan. Bahkan, berkas berita acara serah terima jabatan juga tidak lengkap sehingga sejumlah Kapolsek terpaksa kembali ke barisan karena berkas yang harus ditandatanganinya tidak ada. (tribun medan/komp/klc-1)



Read more...



SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1431 H

12.04 0 Responses

PIMPINAN, STAF & KARYAWAN
kabarlucu.com MENGUCAPKAN:
SELAMAT HARI RAYA
IDUL FITRI 1431 H
"MOHON MAAF LAHIR & BATIN"


Read more...



Terlambat ke Haornas... Woalaaa, Kakanpora Lumajang Dimarahi Bupati

11.25 0 Responses
LUMAJANG, kabarlucu.com

Mungkin karena ketiduran atau ada keperluan lainnya, Kepala Kantor Pemuda dan Olahraga (Kakanpora) Kabupaten Lumajang, Mahmud, datang terlambat dalam acara peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) di Hotel Agung Lumajang, Rabu (8/9/2010). Akibatnya, Mahmud seketika itu dimarahi Bupati Lumajang Sjahrazad Masdar. Woaaaala.... Kasihan deh Mahmud...

Benarkah Mahmud ketiduran atau ada keperluan lain, sehingga dia terlambat datang ke acara Haornas tersebut? Yang pasti, inilah kabar selengkapnya yang kami kutip dari beritajatim.com :

Datang terlambat saat acara peringatan Haornas dan pemberian tali asih pada atlet berpretasi di Hotel Agung, Rabu(08/9/2010), Kepala Kantor Pemuda dan Olahraga (Kakanpora) Kabupaten Lumajang, Mahmud, dimarahi Bupati Lumajang Sjahrazad Masdar.

Bahkan, saat disindir terkait kedatangan yang terlambat dan etos kerja yang tidak patut dicontoh sebagai pemimpin, wajah Mahmud langsung pucat pasi.

"Mana bisa dicontoh dan ditiru, jika ada pemimpin yang suka datangnya terlambat saat acara dimulai? Mana bisa mengajak maju dunia keolahragaan dan pemuda di Lumajang?" kata Bupati Sjahrazad saat memberikan sambutan pada pengurus KONI dan para atlet berprestasi.

Kemarahan Bupati Lumajang tersebut dipicu, saat acara pemberian tali asih pada atlet,. Kala itu, Sjahrazad yang sedang memberikan sambutan, tiba-tiba Mahmud datang terlambat. Mahmud main nyelonong, kemudian duduk dengan sejumlah pejabat dan pengurus KONI.

Melihat pejabat yang juga bawahannya, Sjahrazad langsung mengkritisi penjabat yang suka datang terlambat saat acara sedang berlangsung. "Saya ingin pejabat di Lumajang, tidak suka datang terlambat pada suatu acara yang mengenai kemajuan kota ini. Jika masyarakat dipimpin orang yang suka terlambat, maupun dijadikan apa atlet kita," ungkap Bupati dengan nada kesal.

Sementara, Mahmud yang menjadi pembicara Bupati Lumajang saat memberikan sambutan pada Haornas 2010, terlihat tidak bisa menutupi rasa malu dan bersalahnya. Bahkan sesekali, Mahmud menundukan mukanya dan tak banyak bicara.

"Udah mas, jangan dibahas tadi kan hujan yang membuat saya menjadi terlambat datang ke sini," kata Mahmud usai acara peringatan Haornas. (bjc/klc-1)



Read more...



Ditunggu-tungu, Bos... Kok THR Belum Diberikan?

09.49 0 Responses
PURBALINGGA, kabarluc.com

Sejumlah perusaan di Purbalingga, hingga Senin (6/9/2010) ini, belum juga membayar tunjangan hari raya (THR) kepada karyawannya. Akibatnya, para karyawan bertanya-tanya, apakah dirinya mendapat THR atau tidak. Kasihan deh...

Terkait belum terbayarnya THR para karyawan di Purbalingga itu, dapat Anda baca beritanya yang kami kutip dari kompas.com di bawah ini:

Pembagian tunjangan hari raya atau THR di perusahaan-perusahaan di Purbalingga sebagain besar molor dari waktu yang semestinya. Hingga Senin (6/9/2010), masih banyak perusahaan yang belum membayarkan THR.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia Purbalingga, Saryono, mengatakan banyaknya perusahaan yang belum membayarkan THR karena khawatir target produksi menjelang liburan Lebaran tak akan tercapai. Karena itu, banyak perusahaan yang menunda pembayaran hingga sebelum waktu libur.

"Sebenarnya tak ada yang berniat untuk tak membayarnya. Cuma masalahnya ini kan mau liburan panjang, sedangkan masing-masing perusahaan belum menyelesaikan target produksi. Jadi, pembayaran pun molor," katanya.

Sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 4 Tahun 1994, THR harus dibayarkan kepada karyawan selambat-lambatnya H-7 Lebaran. Karyawan yang sekurang-kurangnya mempunyai masa kerja tiga bulan berhak mendapat THR dengan hitungan masa kerja dibagi 12 bulan dikalikan besaran upah bulanan. Untuk karyawan dengan masa kerja lebih dari setahun berhak mendapat THR setara satu bulan gaji.

Namun, dari hasil temuan Komisi C DPRD Purbalingga dalam inspeksi mendadak dua hari terakhir di sejumlah perusahaan, banyak perusahaan yang belum membayarkan THR pada batas waktu yang sudah ditentukan itu.

"Saya sendiri baru besok (Selasa, 7/9/2010) membayar THR karyawan karena target dari pembeli asing harus selesai tanggal 23 September nanti," kata Saryono yang juga pemilik PT Tiga Putra Abadi Perkasa, salah satu industri bulu mata di Purbalingga.

Diungkapkan, pembayaran THR kali ini berbarengan dengan pembayaran gaji pegawai. Akibatnya, banyak perusahaan yang harus mengeluarkan dana sangat besar saat ini.

Dengan perkiraan jumlah karyawan di sektor industri rambut dan bulu mata palsu di Purbalingga yang sebanyak 35.000 orang, ditambah karyawan plasma sebanyak 15.000, maka minimal dana yang akan dibagikan untuk THR plus gaji bulanan mencapai Rp 60 miliar sebelum Lebaran ini.

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Sosial (Disnakertransos) Purbalingga, Agus Winarno, mengatakan pihaknya masih memberikan toleransi atas keterlambatan kepada perusahaan-perusahan di Purbalingga untuk membayarkan THR. Mengenai keterlambatan itu, lanjut dia, Disnakertransos Purbalingga tak bisa memberikan sanksi karena termasuk dalam pelanggaran berat.

"Karena itu, kami masih memberi toleransi. Yang penting perusahaan harus memberikan THR sebelum Lebaran," kata Agus. (kmp/klc-1)




Read more...



Pejabat Sukabumi Dilarang Bawa Mobil Dinas untuk Mudik... Kalau Dibawa ke Rumah Pacar, Gimana?

11.19 0 Responses

SUKABUMI, kabarlucu.com

Menjelang hingga memasuki hari H Lebaran, semua pejabat maupun kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di wilayah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dilarang menggunakan mobil dinas (mobdin). Larangan tegas itu disampaikan oleh Wakil Bupati (Wabup) Sukabumi, Ahmad Jajuli.

Larangan Wabup Sukabumi tersebut, sempat didengar jelas oleh Cak Brodin, tukang tambal ban dipinggir jalan raya. Di saat melayani salah satu orang yang menambalkan ban sepeda motornya yang bocor, Cak Brodin berkomentar, "Lha iya, Bupati Sukabumi melarang mobil dinas dipergunakan untuk mudik selama Lebaran. Nah, gimana kalau mobil dinas itu dipergunakan untuk menjemput pacar? Siapa tahu, orangtua si pacar makin lengket dengan calon menantunya". Weeeleee... weeeleee... Cak Brodin bisa-bisa aja kalau berkomentar lucu-lucuan...

Dari mana Cak Brodin tahu bahwa Wabup Sukabumi berkomentar soal mobil dinas yang dilarang dibawa untuk mudik? Ini lho, kabar yang kami kutip dari Pos Kota Online selengkapnya:

Wakil Bupati (Wabup) Sukabumi, Ahmad Jajuli melarang pejabat maupun kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menggunakan mobil dinas (mobdin) untuk mudik Lebaran. Alasannya, mobil dinas hanya dipakai untuk kepentingan publik bukan untuk keperluan pribadi.

“Saya sangat tidak setuju kalau mobil dinas digunakan kepentingan pribadi, termasuk untuk mudik Lebaran. Karena perawatannya juga menggunakan uang rakyat, jadi hanya untuk keperluan publik. Jadi alasan apapun mobil dinas dilarang digunakan untuk kepentingan sendiri,” kata Jajuli kepada Pos Kota, Sabtu (4/9).

Jajuli mengancam akan memberikan sanksi tegas kepada pejabat yang kedapatan menggunakan mobil dinas untuk kepentingan pribadi. Oleh karena itu, Jajuli menegaskan selain menjelang Lebaran pihaknya juga melakukan inpeksi mendadak (sidak) ke tempat umum. Itu terkait adanya laporan dari masyarakat bahwa belakangan terakhir banyak mobdin Kabupaten Sukabumi berada di tempat umum seperti di mall dan tempat lainnya.

“Sebagai pejabat, seharusnya memiliki budaya malu. Jangan sampai fasilitas negara digunakan keperluan dirinya sendiri. Itu tidak benar,” tegasnya.

Terkait penerimaan parsel Lebaran, Jajuli memandang selama tidak ada unsur dibalik pemberiannya tidak dilarang. Sebaliknya, Jajuli melarang apabila penerimaan parsel ada kepentingan terhadap pejabat bersangkutan. “Selama tidak ada kepentingan ya terima saja. Kalau sebaliknya dilarang,” singkatnya.

Banyak kalangan di kabupaten terluas se-Jawa dan Bali ini menyoroti tentang penggunaan mobil dinas dan pejabat menerima parsel. Malah menjadi polemik di kalangan tertentu. Ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Sukabumi, Firman Hidayat, menuturkan pejabat harus dilarang menggunakan mobil dinas dan menerima parsel. Menurutnya, dengan begitu akan menjadikan para birokrat disiplin.

“Kalau ada pejabat yang nakal, berikan sanksi tegas biar tidak menggunakan fasilitas negara,” ujarnya.

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi, M Yasin menilai pemerintah setempat harus mengeluarkan larangan penggunaan mobil dinas untuk mudik Lebaran. “Saya sepakat kalau pejabat dilarang menggunakan mobdin untuk mudik,” tegasnya. (pko/klc-1)




Read more...



Tahun 2013, Semua Kereta Ekonomi Ber-AC… yang Ber-WC Aja Pesing, Pak…

11.18 0 Responses

JAKARTA, kabarlucu.com

Gagasan yang disampaikan Kementerian Perhubungan agar seluruh kereta api kelas ekonomi dilengkapi pendingan udara (air conditioner/AC) pada tahun 2013 mendatang, memang patut diacungi jempol oleh semua pihak. Berarti Kementerian Perhubungan sangat peduli dengan lingkungan yang ada.

Sementara itu, Cak Brodin, salah seorang penumpang kereta api kelas ekonomi jurusan Surabaya-Tulungagung, berkelakar soal gagasan dari Kementrian Perhubungan tersebut. "Wong diberi WC aja bau pesingnya minta ampun, kok malah diberi AC segala... Terlebih lagi, omzet penjualan kipas manual yang dijajakan pedagang asongan dalam kereta api bakal merosot tajam...," celoteh Cak Brodin sambil kipas-kipas angin-angin dengan sobekan koran.... Namanya saja Cak Brodin, pasti ada-ada saja komentarnya.... hehehehe...

Gimana sih kabar selengkapnya soal gagasan Kementerian Perhubungan tadi? Ini lho kabar selengkapnya yang kami kutip dari kompas.com :

Kementrian Perhubungan menargetkan agar seluruh kereta ekonomi telah dilengkapi pendingin udara pada tahun 2013. Hal tersebut disampaikan Menteri Perhubungan, Freddy Numberi saat meresmikan kereta AC ekonomi jurusan Senen-Kutoarjo, Bogowonto.

"Untuk kelas ekonomi sudah semuanya ber-AC (pendingin udara) pada 2013, kita harapkan," katanya dalam sambutannya dalam acara peresmian di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Jumat (3/9/2010).

Dirjen Perkeretaapian Kementrian Perhubungan, Tundjung Inderawan, usai peresmian menambahkan bahwa pemerintah akan mulai mengadakan rangkaian kereta ekonomi AC jarak jauh mulai tahun ini. Bukan hanya mengadakan, pihak Kementrian Perhubungan juga akan menambah pendingin ruangan pada kereta-kereta ekonomi yang ada saat ini.

"Bukan hanya pembiayaan murni dari pemerintah tapi juga nanti yang eksisting dilakukan semacam rehabilitasi di pasang AC, AC. Kalau memasang AC saja kan waktunya lebih cepat dari membangun semua," katanya.

Mengenai sumber pembiayaan pengadaan pendingin ruangan tersebut, pihak Kementrian Perhubungan masih membicarakannya dengan pihak terkait. Pendanaan bisa didapat dari pihak pemerintah atau swasta. "Nanti kita lihat karena ini tidak mudah. Kita atur mana yang bisa masuk dilakukan pemasangan AC. Bisa anggaran dari pemerintah, bisa peran swasta, perbankan atau perusahanaan besar yang ingin beriklan," tuturnya.

Diperkirakan, untuk menambah pendingin ruangan pada satu kereta dibutuhkan dar Rp 800 juta. "Masih ada 300-an yang belum terpasang," ujar Tundjung. "Kalau persiapan sudah ada semua, satu hari dua unit (gerbong). Satu rangkaian dua minggu selesai," tambahnya.

Adapun kendala pengadaan kereta ekonomi AC menurut Tundjung adalah keuangan negara serta sulitnya menyesuaikan jadwal rehabilitasi dengan operasi. "Mensingkrongkan antara operasional dan rehab, karena pelayanan tidak boleh diberhentikan," pungkas Tundjung. (komp/klc-1)


Read more...



Ealaaa... Pesan Singkat Susno Diperdebatkan... Apalagi Pesan Panjang....

11.49 0 Responses
JAKARTA, kabarlucu.com

Ealaaaa.... pesan singkat melalui short messege service (SMS) yang dikirim oleh mantan Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Komjen Pol Susno Duadji, diperdepatkan dalam sidang di Pangadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Kamis (2/9/2010).

"Pesan singkat saja diperdebatkan, apalagi kalau pesan panjang... Bisa-bisa pesan panjang dari Pak Susno diperdebaaaaaaaaaaatkan.... Hehehehehe," kata seorang pengunjung sidang di PN Jakarta Selatan, seraya sambil tertawa lebar.

Soal pesan singkat yang diperdebatkan itu, Anda bisa membaca lebih jauh lagi di bawah ini. Berikut ini berita yang kami kutip dari jurnalnasional.com :

Pesan singkat (SMS) mantan Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Komjen Pol Susno Duadji yang dikirim kepada penyidik dan dan Sjahril Johan, akhirnya diperdebatkan dalam sidang terhadap terdakwa Sjahril. Kiriman pesan singkat tersebut, dinilai kuasa hukum Sjahril, Hotma Sitompoel ganjil karena berupa perintah tangkap, tahan, dan sita. Namun Susno mengaku perintah tersebut tidak akan dilaksanakan oleh penyidik.

"Saudara perintahkan sita, tangkap, tahan karena apa? Bagaimana Anda yakin tidak bisa disita kok Anda perintah juga?" tanya Hotma kepada Susno, Kamis (2/9/2010) di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.

Susno yang hadir sebagai saksi atas terdakwa Sjahril Djohan, mengatakan bahwa itu hanya sebagai bentuk atensi terhadap kasus sengketa PT Salmah Arowana Lestari itu. "Untuk menunjukkan keseriusan. Saya buat SMS, kalau merasa sudah cukup bukti silakan sita, tangkap. SMS itu saya forward juga ke Pak Sjahril. Kenapa dia (Sjahril) minta, karena dia bilang untuk laporan ke Pak Makbul (Padmanegara)," kata Susno di depan Majelis Hakim Sudarwin.

Pesan singkat tersebut dia kirimkan kepada penyidik Kompol Yuliar Kus Nugroho, ketika penyidik akan pergi ke Pekanbaru untuk mencari bukti. Bunyi SMS tersebut: "Ok silakan langsung berangkat. Kalau penyidik yakin, saya beri kewenangan untuk: sita semua kolam dan arwana yang diduga asalnya dari uang pelapor, tangkap tersangka dan tahan."

Susno juga mengatakan, meskipun dikirimi pesan singkat perintah tersebut, penyidik tidak akan melakukan penyitaan. "Mengapa saya beri SMS itu? Karena saya sudah tahu bahwa tidak akan disita, ditangkap, karena direktur penyidik sudah lapor bahwa kasus baru 30 persen, bukti masih kurang," kata Susno.

Susno mengaku, pada saat mengirim pesan singkat tertanggal 10 dan 12 Desember tersebut, Sjahril ada disampingnya."Beliau ada di sebelah saya. Hampir beberapa SMS saya forward yang dia laporkan ke Pak Makbul," kata Susno.

Dalam tanggapannya, Sjahril membantah pernyataan Susno. Dia mengaku tak berada disamping Susno saat pengiriman pesan singkat tersebut. "Saya tanggal 10 dan 11 sudah ada di Australia," kata Sjahril. (jnc/klc-1)




Read more...



Bangkai Pesawat Diangkut ke Bali... Kok Nggak Diangkut ke Pasar Loak? Hehehehe...

11.08 0 Responses
BANYUWANGI, kabarlucu.com

Pasar loak, adalah tempat untuk jual-beli barang-barang bekas, barang-barang rusak, maupun barang-barang rongsokan. Nah, Rabu (1/9/2010) lalu, pesawat terbang Cessna 172 mendarat darurat di Dusun Cungkingan, Desa Badean, Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi. Pesawat terbang tersebut mengalami kerusakan, setelah menabrak pohon kelapa dan pohon randu di area persawahan penduduk.

Kabar jatuhnya pesawat Cessna 172 tersebut, sempat didengar oleh Cak Brodin, pedagang barang-barang rongsokan. “Lho, pesawat rusak kok diangkut ke Bali? Kok nggak dibawa ke Pasar loak aja? Padahal saya mau beli untuk dijadikan besi tua?” kata Cak Brodin. Weleee… weleee…. Cak Brodin memang pandai memanfaatkan situasi dan kondisi.

Tapi, bukan masalah jual-beli barang rongsokan itu, Cak! Ini lho, Cak….. kabar sebenarnya yang kami kutip dari beritajatim.com di bawah ini:

Bangkai pesawat Cessna 172 diangkut dari lokasi jatuhnya di lokasi persawahan, dusun Cungkingan, Desa Badean, kecamatan Kabat, Kamis (02/09/2010) sore. Bangkai pesawat diangkut setelah selesai diperiksa oleh Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Pengangkutan dilakukan dengan menggunakan truk roda enam dari Kecamatan Kabat menuju Kabupaten Singaraja, Bali. Dalam posisi terbalik, bangkai pesawat dibawa melalui dermaga Landing Craft Machine (LCM) Banyuwangi.

Dari keterangan Andi, warga Kebalenan Baru, truk tersebut membawa bangkai pesawat tanpa ada pengawalan polisi. "Bangkai pesawat tersebut dibawa dengan truk warna kuning, menuju arah Ketapang. Pastinya tujuan ke Bali," jelasnya kepada beritajatim.com.

Bangkai dibawa ke Bali, karena KNKT masih belum memegang data dari spesifikasi pesawat. Data tersebut masih di Buleleng, Singaraja, Bali, tempat Home Base dari Bali International Flight Academy.

Sekadar diketahui, pesawat latih tersebut mendarat darurat di persawahan akibat kerusakan mesin di Dusun Cungkingan, Desa Badean, Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi, Rabu (1/9/2010) lalu. Sebelum mendarat, pesawat lebih dulu menabrak pohon kelapa dan pohon randu.

(bjc/klc-1)




Read more...



Heee... Enam Bulan, 7.691 Orang Bisa Jadi Gila... Apakah Anda Termasuk di Dalamnya? Hehehehe...

09.45 0 Responses
KENDARI, kabarlucu.com.

Waduuuh... Ternyata selama Januari sampai Juli 2010, Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara, sudah melayani 7691 pasien gangguan jiwa. Heee... Apakah Anda juga termasuk di dalamnya? hehehehe... Siapa tahu, Anda juga termasuk orang gila...

Gini aja, supaya Anda tidak penasaran lagi, maka masalah orang-orang yang mengidap gangguan jiwa tersebut, sebaiknya Anda baca berita yang kami kutip dari kompas.com di bawah ini. Selamat membaca, ya!

Selama Januari sampai Juli 2010, Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Kendari, Sulawesi Tenggara, sudah melayani 7691 pasien gangguan jiwa. "Jumlah tersebut terdiri dari 6891 pasien yang dirawat jalan dan 800 pasien yang dirawat inap," kata Direktur RSJ Kendari, Sumardin, Rabu (1/9/2010).

Dibanding tahun 2009, jumlah tersebut mengalami penurunan, penderita gangguan jiwa ditahun 2009 berjumlah 14.235, yang terdiri dari 8.184 dirawat jalan dan 6051 dirawat inap.

Sumardin mengatakan, penurunan ini merupakan suatu kesyukuran bagi pihak RSJ setempat, karena penyembuhan penyakit ganguan jiwa sangat berbeda dengan penyakit fisik, penyakit ini merupakan penyakit mental yang sangat sulit diprediksikan.

"Pihak RSJ bersyukur dengan adanya penurunan jumlah penderita gangguan jiwa ini, karena dalam penanganan gangguan jiwa, berbeda dengan penanganan penyakit fisik, kami harus memprediksikan berbagai kemungkinan yang berhubungan dengan mental pasien atau kejiwaannya," ujarnya.

Ia menambahkan, pihak RSJ akan terus memberikan pelayanan semaksimal kepada pasien maupun keluarga pasien dan akan mengutamakan pelayanan terlebih dahulu terhadap pasien menyusul kemudian pelayanan administrasi.

"Sejak awal saya menginstruksikan kepada tenaga medis agar lebih mengutamakan pelayanan sebaik mungkin kepada pasien gangguan jiwa, masalah administrasi itu persoalan nomor dua," katanya. (komp/klc-1)




Read more...



Ada-ada Saja… Dinas Cipta Karya Kota Bogor Siapkan Lubang Kubur untuk Pemudik

12.24 0 Responses

BOGOR, kabarlucu.com

Walaaa... ada-ada saja gagasan Dinas Cipta Karya (DCK) Kota Bogor ini. Menjelang Hari Raya Idul Fitri ini, DCK Kota Bogor telah mempersiapkan lubang kuburan khusus pemudik. Lho, kok? Weleee... welee... Baca aja kabar yang kami kutip dari vivanews.com di bawah ini:

Dinas Cipta Karya (DCK) Kota Bogor, Jawa Barat, tengah mempersiapkan lubang kuburan bagi para pemudik yang meninggal dunia karena kecelakaan saat mudik lebaran 2010. Lokasinya di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kayumanis, Tanah Sareal, Kota Bogor.

Kepala Bidang (Kabid) Pertamanan, DCK Kota Bogor, Deni Sediawan mengatakan, antisipasi ini penting untuk membantu pemudik yang tidak memiliki keluarga atau jauh dari kampung halamannya.

"Jadi, korban kecelakaan yang tidak memiliki keluarga atau jauh dari sanak family, kami siap menyiapkan lubang kuburan di TPU Kayumanis," ungkapnya, kepada wartawan usai mengikuti rapat koordinasi operasi ketupat lodaya 2010 di Mapolresta Kota Bogor, Selasa 31 Agustus 2010.

Karena, menurutnya, TPU Kayumanis masih kosong sehingga sebagai salah satu alternatif bisa dimanfaatkan bagi para pemudik yang meninggal lantaran tidak memiliki keluarga di Bogor.

Namun, kata dia, untuk dapat menguburkan korban kecelakaan yang tewas, harus berdasarkan hasil persetujuan dari pihak Kepolisian Polres Kota Bogor dan Rumah Sakit Umum (RSU).

"Kalau tidak disetujui, tidak kami lakukan. Nanti malah kami dituntut oleh keluarganya. Sewaktu-waktu keluarganya menggunggat bagaimana, bisa repot dong," jelasnya.

Selain itu, DCK Kota Bogor juga menyiapkan delapan personel untuk membantu pemerintah saat mudik lebaran tahun ini.

Seperti diketahui, Dinas Cipta Karya adalah pelaksanaan Bidang Pekerjaan Umum Khususnya Bidang Keciptakaryaan merupakan Bidang yang mempunyai peran penting dan prioritas untuk jangka pendek dan jangka panjang.

Berdasarkan Peraturan Walikota Nomor 13 Tahun 2004 Dinas Tata Kota dan Pertamanan, Dinas Cipta Karya merupakan perangkat daerah sebagai unsur pelaksana teknis di bidang tata kota dan pertamanan, yang mempunyai tugas pokok melaksanakan kewenangan otonomi pemerintah. (vnc/klc-1)



Read more...



Waduuuuh Keterlaluan... Jelang Lebaran, Wartawan Proposal Berkeliaran

12.02 0 Responses
GORONTALO, kabarlucu.com

Menjelang Hari Raya Idul Fitri, sejumlah oknum yang mengaku-ngaku wartawan semakin banyak berkeliaran. Padahal, sejatinya oknum itu adalah WTS (wartawan tanpa suratkabar), wartawan bodrex, dan wartawan grandong. Dan belakangan, muncul lagi istilah wartawan proposal.

Di wilayah Pulau Jawa, keberadaan wartawan bodrex atau wartawan grandong, sangatlah banyak. Dengan berbagai dalih, mereka berupaya mencari 'uang amplop' dari pejabat maupun orang yang bermasalah. Keberadaan mereka, ternyata tidak hanya di wilayah Pulau Jawa. Di Kabupaten Gorontalo pun banyak berkeliaran wartawan semacam itu.

Enggak percaya? Ini lho, kabar tentang wartawan proposal yang kami kutip dari kompas.com secara lengkap:

Wartawan gadungan, yang meminta sumbangan atau menyodorkan proposal bantuan, mulai berkeliaran menjelang lebaran di Kabupaten Gorontalo. "Banyak dari mereka yang datang ke bagian Humas, untuk minta bantuan atau THR," ungkap Syafruddin, Kabag Humas Kabupaten Gorontalo, Selasa (31/8/2010).

Bahkan pernah belum lama ini, dia didatangi seseorang, yang mengaku wartawan TV One, salah satu televisi berita terkemuka, orang ini, langsung menyodorkan proposal.

Namun begitu, Syafruddin menggertak dengan langsung menghubungi kontributor TV One yang sejak lama dikenalnya. Seketika itu, orang yang mengaku kontributor TV One tersebut langsung beranjak pergi.

Meski begitu, Syafruddin mengaku, pemda setempat memang menyediakan THR bagi wartawan, hal ini juga lumrah dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya.

Berkeliarannya wartawan amplop ini, juga dibenarkan Minarti, Wartawati salah satu media lokal di Gorontalo tersebut mengaku, pekan-pekan terakhir ini, mulai bermunculan segerombolan orang yang mengaku-aku wartawan.

"Umumya, umur mereka sudah terbilang tua, kira-kira di atas 40 tahun," kata dia.

Sebelumnya, Ketua Aliansi Jurnalistik Indonesia (AJI) Persiapan Kota Gorontalo, Cristopel Paino, menyerukan imbauan kepada pemda, agar tidak memberikan THR kepada wartawan.

"THR untuk wartawan seharusnya diberikan kepada perusahaan pers, sesuai dengan Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor PER.04/MEN/1994 tentang THR Keagamaan Bagi Pekerja di Perusahaan," ujarnya.

Pemberian THR pada wartawan, oleh pihak manapun di luar perusahaan pers, juga sama halnya dengan bentuk penyogokan atau memberi suap kepada wartawan, serta merusak mental dan mencemari independensi wartawan itu sendiri. (komp/klc-1)




Read more...



Walaaa... Sulit Blokir Situs Porno, Kok Malah Muncul dengan Nama Lain

11.59 0 Responses
PAMEKASAN, kabarlucu.com

Berbagai cara dilakukan oknum-oknum tertentu untuk menampilkan situs dan gambar porno di dunia maya (internet). Meskipun pemerintah Indonesia telah memblokir situs dan gambar porno, namun oknum-oknum itu memiliki trik (siasat) lain untuk bisa menampilkannya. Pokoknya, oknum-oknum itu enggak kurang akal, deh... Lho, kok bisa? Ya bisa aja... Namanya akal bulus... hehehehehe...

Bahkan, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Indonesia mengakui hal itu. Enggak percaya? Ini lho, berita selengkapnya yang kami kutip dari portalkriminal.com :

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengaku kesulitan dalam berupaya memblokir situs porno yang tersebar di internet. Pasalnya, banyak situs yang sudah diblokir, namun muncul dengan nama lain.

"Sejak memasuki bulan suci Ramadhan ini, Kominfo telah berupaya memblokir situs-situs porno yang ada di internet. Namun, hingga kini belum sepenuhnya berhasil," kata staf ahli Bidang Pers Kementerian Kominfo, Hendri Subiyakto, saat berada di Pendopo Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Minggu. (29/8/2010).

Hendri menerangkan, situs dan gambar porno yang ada di internet saat ini mencapai 400 juta halaman. Sedangkan setiap tahunnya, situs dan gambar porno baru yang beredar di dunia maya tersebut mencapai 24 juta halaman.

Setiap situs porno yang diblokir, kata Hendri, akan selalu muncul situs dan gambar porno dengan nama dan alamat yang baru pula.


"Hal yang seperti itu yang menjadi kendala bagi kami mengapa, situs dan gambar porno masih saja ada yang lepas dan upaya pemblokiran Kominfo," katanya menjelaskan.

Hendri menambahkan, upaya pemblokiran situs dan gambar porno memasuki bulan Ramadhan yang dilakukan oleh Kementerian Kominfo tersebut, sebenarnya sebagai bentuk dari upaya pemerintah dalam menghormati warga muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa.


"Hanya kendalanya sebagaimana kami sebutkan itu tadi belum semuanya situs dan gambar porno berhasil kami blokir," katanya.

Hendri mengakui, pemblokiran situs dan gambar Internet memang tidak akan sepenuhnya terlaksana bahkan akan tetap ada situs yang diblokir tersebut jebol. Hanya saja, sambung dia, jika tidak ada aktif pemerintah untuk menekan peredaran situs porno di internet, nantinya akan merusak mental dan moral generasi bangsa. (ant/pkc/klc-1)




Read more...



Pejabat Pemkab Blitar Dilarang Terima Parcel Lebaran... Kalau Terima Nasi Pecel, Boleh?

11.59 0 Responses










BLITAR, kabarlucu.com

Menjelang Hari Raya Idul Fitri mendatang, seluruh pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar harus gigit jari. Ini lantaran mereka tidak diperbolehkan menerima parcel lebaran dari orang lain, termasuk dari kolega maupun rekanan.

Namun, ada selintingan lucu yang berhasil 'ditangkap' tim kabarlucu.com dari seorang pejabat setempat. Pejabat yang berlagak seorang pelawak itu sempat nyeletuk, "Gimana kalau saya menerima bingkisan nasi pecel?" Weleeeeh... weeeeleeeh... ada ada-ada saja.

Eh, soal larangan menerima parcel lebaran bagi pejabat di lingkungan Pemkab Blitar, alangkah baiknya kalau Anda baca berita yang kami kutip dari beritajatim.com di bawah ini:

Seluruh pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar, khususnya yang berpangkat eselon II mulai dari Sekretaris Daerah (Sekda), Kepala Dinas (Kadis), Kepala Badan (Kabad), Kepala Kantor (Kakan) dan Kepala Bagian (Kabag), dilarang menerima parcel dari kolega dan rekanan menjelang Idul Fitri 1431 H.

Bupati Blitar, Herry Nuhroho, Sabtu (28/8/2010) menegaskan ketentuan ini mengikat bagi seluruh pejabat Pemkab Blitar. Larangan tersebut diatur dalam Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Pemberantasan Tipikor) No 20 Tahun 2001.

"Apalagi KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) juga mengeluarkan larangan yang sama bagi pejabat negara untuk tidak menerima parcel lebaran, karena hal ini masuk dalam gratifikasi, " terangnya.

Dalam pasal 12 B ayat 1 UU No 20 tahun 2001 tentang Tipikor, disebutkan bahwa gratifiksi dalam arti luas adalah suap jika berhubungan dengan jabatan dan yang berlawanan dengan kewajiban atau tugasnya. Didalamnya, juga disebutkan bahwa parcel atau pemberian hadiah kepada pekabat saat lebaran oleh rekanan atau bawahan masuk dalam kategori suap. Jika memang ada yang melanggar, sanksinya adalah penjara seumur hidup atau paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun, serta denda minimal Rp 200 juta atau paling banyak Rp 1 miliar.

"Karena larangannya cukup jelas, maka aturan itu berlaku untuk seluruh pejabat pemkab," jelas Bupati Blitar. (bjc/klc-1)

Read more...



investigasi
Iklan Baris KabarLucu.Com: Jasa Sep 21, 2010 categories: JasaTitle: Service KomputerMELAYANI SETTING BILLING WARNET,NETWORK,SERVIS KOMPUTER,CPU,LAPTOP,PRINTER... Continue >>
Iklan Baris KabarLucu.Com: Buku Sep 18, 2010 categories: BukuTitle: Resmi Book AgencyMenyediakan bubu-buku Pelajaran SD,SLTP,SMA,SMK,Perguruan... Continue >>
Iklan Baris KabarLucu.Com: Finance Sep 18, 2010 categories: FinanceTitle: Kartu KreditJasa Pembuatan kartu kredit Bank Mega. Syarat :* Fotocopy KTPKhusus wilayah... Continue >>